BPBD Balangan dan SKB Jalin Kerja Sama, Edukasi Kebencanaan Masuk Pendidikan Nonformal & Informal

PARINGIN (eMKa) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balangan resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait penyelenggaraan pendidikan kebencanaan. Penandatanganan berlangsung di Kantor BPBD Balangan, Selasa (12/5).

MoU ditandatangani langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, bersama perwakilan SKB Balangan, dan disaksikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Jumaidil Hairi.

H. Rahmi menjelaskan, kerja sama ini difokuskan pada penyusunan modul hingga pelaksanaan pelatihan kebencanaan bagi peserta didik SKB, sekaligus pengintegrasian program BPBD seperti Sistem Peringatan Dini Bencana (SPAB), simulasi, dan kegiatan lainnya ke dalam pembelajaran.

Kerja sama ini bertujuan menyebarluaskan wawasan kebencanaan melalui jalur pendidikan nonformal dan informal yang dikelola SKB. Mengingat jaringan SKB yang menjangkau hingga ke pelosok desa, kolaborasi ini dinilai sangat strategis untuk memperluas literasi sadar bencana kepada masyarakat luas.

“SKB memiliki peserta didik dari berbagai kalangan, mulai dari anak putus sekolah, peserta Kejar Paket, hingga komunitas belajar masyarakat. Melalui MoU ini, materi kesiapsiagaan, evakuasi mandiri, dan mitigasi bencana akan kami integrasikan ke dalam pembelajaran di SKB,” ungkapnya.

Diharapkan, melalui kerja sama ini warga belajar dapat dibekali pengetahuan praktis yang mampu menyelamatkan nyawa saat terjadi bencana. Langkah ini sekaligus sejalan dengan visi pendidikan sepanjang hayat yang berkarakter. BPBD pun optimistis literasi kebencanaan kini dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh program pendidikan formal. (dri/jrx).


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *